Selamat Datang

Slide Title

Slide subtitle text

Learn More
Mengapa Harus Memilih??

Program Doktor Administrasi Publik

Keunggulan Prodi DAP Unpatti terletak pada fokus pengembangan Administrasi Publik berbasis Kepulauan (Archipelagic Public Administration) yang mengintegrasikan teori administrasi publik modern dengan karakteristik sosial, budaya, geografis, dan tata kelola wilayah kepulauan. Administrasi publik arus utama  yang berbasis pada wilayah kontinental belum memadai menjelaskan kompleksitas wilayah kepulauan, karena model tata kelola kontinental sering gagal diimplementasikan di wilayah kepulauan. 

Program Studi

Dalam Angka

0

Mahasiswa Baru

0

Mahasiswa Terdaftar

0

Beasiswa

0

Guru Besar

0

Lektor Kepala

0

Lektor

0

Assisten Ahli

0

Dosen Non PNS

Pimpinan

Program Studi

Sambutan Ketua Program Studi

...


2 June 2026

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

Belum ada prestasi.

Akreditasi Program Studi

...

  • No announcements found.
  • No agenda items found.

Belum ada data fasilitas.

FAQ

Apa yang dipelajari di Program Studi Doktor Administrasi Publik (DAP) Universitas Pattimura?

Pada Program Studi Doktor Administrasi Publik (DAP) Universitas Pattimura, mahasiswa mempelajari pengembangan ilmu administrasi publik secara mendalam, mulai dari filsafat ilmu, teori dan paradigma administrasi publik klasik hingga kontemporer, organisasi dan governansi, perbandingan administrasi publik, hingga metodologi penelitian tingkat lanjut. Kekhasan Prodi DAP UNPATTI terletak pada penguatan perspektif administrasi publik berbasis kepulauan (archipelagic governance), yang mencakup isu dan pendekatan pembangunan daerah kepulauan serta pelayanan publik di wilayah kepulauan. Selain penguasaan teori, mahasiswa juga dibekali kemampuan riset, kepemimpinan akademik, dan perumusan kebijakan publik berbasis bukti (evidence-based policy), yang seluruhnya bermuara pada penyusunan disertasi sebagai karya ilmiah puncak jenjang doktoral.

Sebagai satu-satunya program doktor bidang administrasi publik di wilayah Indonesia Timur, Prodi DAP UNPATTI mengusung fokus dan keunggulan pada tema “Administrasi Publik Berbasis Kepulauan”. Kekhususan ini terwujud dalam beberapa kelompok bahan kajian, di antaranya:

  • Teori pembangunan dan administrasi pembangunan, serta teori manajemen pelayanan publik kepulauan
  • Isu dan pendekatan pembangunan daerah kepulauan
  • Isu dan pendekatan pelayanan publik daerah kepulauan
  • Kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah, serta good governance dan tata kelola pemerintahan kepulauan

Kekhususan ini menjadikan lulusan mampu menghasilkan inovasi, teori, dan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi pembangunan wilayah kepulauan dan negara maritim, khususnya di Maluku dan Indonesia Timur.

Lulusan Program Studi DAP UNPATTI dipersiapkan untuk menjadi empat profil utama, yaitu:

  • Akademisi dalam bidang administrasi publik, yang melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi
  • Peneliti administrasi publik jenjang tinggi, yang memimpin riset berbasis kaidah ilmiah
  • Administrator/manajer sektor publik jenjang tinggi, yang memimpin organisasi publik secara profesional
  • Konsultan dan advisor kebijakan, yang memberikan masukan konstruktif bagi penyelesaian masalah kebijakan publik

Program Studi DAP UNPATTI menggunakan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 9 (jenjang doktor), Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti), serta kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Kurikulum ini juga mengakomodasi nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) dan perspektif tata kelola wilayah kepulauan sebagai keunggulan akademik program studi. Sebagai program studi yang baru dibentuk, kurikulum ini merupakan kurikulum awal yang dirancang secara adaptif dan akan dievaluasi secara berkala.

Sesuai struktur kurikulum, beban studi Program Doktor DAP UNPATTI dirancang dalam enam semester (3 tahun), dengan tahapan mulai dari perkuliahan teori pada semester 1–2, prelium pada semester 3, hingga seminar proposal, penelitian, seminar hasil, publikasi ilmiah internasional, ujian tertutup, dan ujian terbuka (promosi doktor) pada semester 4–6. Durasi studi aktual dapat menyesuaikan dengan kecepatan penyelesaian penelitian dan disertasi masing-masing mahasiswa.

Total beban studi Program Doktor DAP UNPATTI adalah 47 SKS, yang terdiri atas mata kuliah wajib teori (Filsafat Ilmu Administrasi Publik, Metodologi Penelitian Administrasi Publik Lanjutan, Organisasi dan Governancy, Perbandingan Administrasi Publik) dan mata kuliah pilihan/kekhususan kepulauan (Isu dan Pendekatan Pembangunan Daerah Kepulauan, Isu dan Pendekatan Pelayanan Publik Daerah Kepulauan) sebesar 15 SKS, ditambah rangkaian kegiatan riset dan disertasi (Seminar Proposal Disertasi, Seminar Nasional/Internasional, Seminar Hasil Penelitian Disertasi, Publikasi Jurnal Internasional, Ujian Tertutup, dan Ujian Terbuka) sebesar 32 SKS. Beban ini telah melampaui ketentuan minimal SN-Dikti untuk Program Doktor, yaitu 42 SKS.

Program Studi DAP UNPATTI menerapkan beberapa pendekatan pembelajaran, yaitu Student-Centered Learning (SCL) yang menempatkan mahasiswa sebagai subjek aktif; Research-Based Learning yang mengintegrasikan aktivitas riset sejak awal studi; Case Study & Problem-Based Learning untuk melatih kemampuan analitis terhadap persoalan nyata administrasi publik; serta kolaborasi interdisiplin bersama pakar dari bidang sosiologi, ekonomi, politik, hukum, dan studi kepulauan. Penilaian mencakup penilaian proses, penilaian hasil (makalah, presentasi, publikasi), serta penilaian disertasi melalui ujian proposal, ujian hasil, ujian tertutup, dan ujian terbuka (promosi doktor).

Sesuai profil lulusan yang dirancang, lulusan Program Doktor DAP UNPATTI memiliki peluang karier sebagai akademisi/dosen di perguruan tinggi, peneliti dan pengembang kebijakan pada lembaga riset, pejabat pimpinan tinggi di instansi pemerintahan pusat maupun daerah, maupun konsultan/advisor kebijakan publik. Dengan kekhususan pada administrasi publik berbasis kepulauan, lulusan juga diarahkan untuk berkontribusi secara strategis dalam pengembangan kebijakan dan tata kelola pemerintahan di wilayah kepulauan dan negara maritim, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Program Studi DAP UNPATTI merupakan program studi yang relatif baru, didirikan berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kepmendiktisaintek) Nomor 713/B/0/2025 tertanggal 25 Agustus 2025, dan mulai menyelenggarakan pendidikan pada Januari 2026. Karena masih tergolong baru, program studi ini belum memiliki lulusan sehingga tracer study belum dapat dilaksanakan secara empiris, namun mekanisme tracer study telah dirancang untuk diterapkan setelah lulusan pertama dihasilkan.